PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
PsikofisikaPersepsi

Ambang Dua Titik

two-point threshold

Ringkasan Singkat

Jarak terkecil antara dua titik rangsang di kulit yang masih bisa dirasakan sebagai dua rangsangan terpisah.

Ambang dua titik (two-point threshold) adalah ukuran sensitivitas taktil yang menentukan jarak minimum yang diperlukan agar dua titik sentuhan simultan tidak menyatu menjadi sensasi tunggal. Konsep ini pertama kali dipelajari secara mendalam oleh Ernst Heinrich Weber dalam bidang psikofisika.

Ambang ini sangat bervariasi di seluruh permukaan tubuh. Bagian tubuh yang membutuhkan koordinasi halus, seperti bibir dan ujung jari, memiliki ambang yang sangat rendah, sementara area tubuh yang kurang sensitif memiliki ambang yang tinggi. Nama lain untuk ambang ini adalah ambang spasial.

Pengukuran ini memberikan informasi penting mengenai organisasi sistem saraf dan bagaimana informasi spasial diproses di tingkat sensorik.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • Weber, E. H. (1834). De Pulsu, Resorptione, Auditu et Tactu.
  • APA Dictionary of Psychology
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback